Cara Membuat Partisi Pada Windows 7

on 10 Juli 2010

Ketika anda baru saja membeli sebuah notebook baru, umumnya hanya memiliki sebuah partisi saja, yakni drive C. Lalu, gimana caranya jika anda ingin menambah partisi-nya? Biasanya partisi baru itu akan digunakan untuk menyimpan file data, sehingga terpisah dari file program. Tujuannya adalah ketika sistem operasi bermasalah dan harus si instal ulang, maka data-data anda tetap tersimpan dengan aman.

Untuk bisa melakukan partisi pada notebook tersebut, maka Anda harus menginstal software tertentu, seperti misalnya Partition Magic, Paragon atau Acronis, dll.

Namun, apabila notebook Anda menggunakan operating system Windows 7, Anda tidak perlu menginstal program tambahan tersebut untuk melakukan partisi, cukup dengan menggunakan fitur Disk Management yang ada pada Computer Management.

Begini caranya:
1. Buka Windows Explorer.

2. Lalu klik kanan pada My Computer, dan klik Manager

3. Akan muncul jendela Computer Management, kemudian pilih Storage dan klik Disk Management.

4. Agar bisa menmbah partisi, maka Anda harus mengecilkan ukuran partisi Drive C terlebih dulu, baru buat partisi baru. klik kanan pada Drive C lalu klik Shrink Volume

5. Maka Disk Management akan melakukan query atas Drive C. Proses ini memerlukan beberapa saat, tergantung dari kapasitas drive C

6. Lalu akan muncul jendela Shrink C, masukkan besarnya partisi yang ingin dibuat. Misalnya partisi yang akan dibuat 10000. Maka masukkan pada bagian Enter the amount of space to shrink in Mb. Pastikan ukuran partisi yang akan dibuat tidak lebih besar kapasitas yang tercantum pada Size of available shrink space in MB.

7. Kemudian, hard disk akan terbelah menjadi dua dan muncul keterangan Unallocated

8. Selanjutnya format partisi baru tersebut. Klik kanan pada partisi (unallocated), lalu pilih New Simple Volume.

9. Muncul jendela welcome, klik Next

10. Muncul jendela Specify Volume Size. Pada tahap ini anda bisa menentukan besarnya hard disk yang akan di format. Langsung klik saja Next.

11. Kemudian muncul jendela Assign Driver Letter or Path. Tentukan huruf drive untuk partisi misal E. Biarkan saja apa adaanya. Klik Next.

12. Lalu muncul jendela Format Partition. Pilih sistem file NTFS dan kasih juga label, lalu klik next

13. Dan muncul halaman pengaturan yang telah kita buat. Pastikan semua pengaturan sudah benar sebelum klik Finish. Jika ada pengaturan yang salah klik Back.

14. Setelah partisi selasai dibuat, coba cek Disk Management atau bisa juga lihat di Windows Explorer dan pastikan ada Drive baru disitu.

Nah sekarang anda sudah punya dua drive,Selamat mencoba.

4 komentar:

Anonim mengatakan...

Cie cie
pake sven nih!

eh tapi kan Bill Gate orang Yahudi!
beliau ZIONIS tuh!

gimana dong mas Braling???

sismanto mengatakan...

Seven becekan gan.wekekekeke

hantu malang mengatakan...

baguz tuhh
infonya terbukti maksiiihhhhh

Anonim mengatakan...

kok ga bisa mas? katanya "anda akan mengkonvert selected basic disk to dinamic disk... bla bla bla..

itu kenapa ya mas?

Poskan Komentar